Langsung ke konten utama

FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA GASTRITIS


FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA GASTRITIS


A.      Pengertian
Gastritis merupakan penyakit pada lambung yang terjadi akibat peradangan dinding lambung. Pada dinding lambung atau lapisan mukosa lambung ini terdapat kelenjar yang menghasilkan asam lambung dan enzim pencernaan yang bernama pepsin. Untuk melindungi lapisan mukosa lambung dari kerusakan yang diakibatkan asam lambung, dinding lambung dilapisi oleh lendir (mukus) yang tebal. Apabila mukus tersebut rusak, dinding lambung rentan mengalami peradangan dan bisa luka seperti banyak kasus terjadinya kematian akibat peradangan pada lambung
Gejala gastritis yang dirasakan dapat berbeda pada tiap penderita. Akan tetapi, kondisi ini bisa juga tidak selalu menimbulkan gejala. Beberapa contoh gejala gastritis adalah:
  • Nyeri yang terasa panas dan perih di perut bagian uluhati.
  • Perut kembung.
  • Cegukan.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Hilang nafsu makan.
  • Cepat merasa kenyang saat makan.
  • Buang air besar dengan tinja berwarna hitam.
·         Muntah darah

B.     Penyebab
Gastritis terjadi akibat peradangan pada dinding lambung. Dinding lambung tersusun dari jaringan yang mengandung kelenjar untuk menghasilkan enzim pencernaan dan asam lambung. Selain itu, dinding lambung juga dapat menghasilkan lendir (mukus) yang tebal untuk melindungi lapisan mukosa lambung dari kerusakan akibat enzim pencernaan dan asam lambung. Rusaknya mukus pelindung ini dapat menyebabkan peradangan pada mukosa lambung.
Beberapa hal yang dapat menyebabkan rusaknya mukus pelindung, adalah:
Ø  Infeksi bakteri. Infeksi bakteri merupakan salah satu penyebab gastritis yang cukup sering terjadi, terutama di daerah dengan kebersihan lingkungan yang kurang baik. Bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada lambung dan menimbulkan gastritis, cukup banyak jenisnya. Namun, yang paling sering adalah bakteri Helicobacter pylori. Selain dipengaruhi faktor kebersihan lingkungan, infeksi bakteri ini juga dipengaruhi oleh pola hidup dan pola makan yang kurang baik.
Ø  Pertambahan usia. Seiring bertambahnya usia, lapisan mukosa lambung akan mengalami penipisan dan melemah. Kondisi inilah yang menyebabkan gastritis lebih sering terjadi pada lansia dibandingkan orang yang berusia lebih muda.
Ø  Berlebihan mengonsumsi minuman beralkohol. Minuman beralkohol dapat mengikis lapisan mukosa lambung, terutama jika seseorang sangat sering mengonsumsinya. Pengikisan lapisan mukosa oleh alkohol dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada dinding lambung, sehingga mengakibatkan terjadinya gastritis, terutama gastritis akut.
Ø  Terlalu sering mengonsumsi obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri yang dikonsumsi terlalu sering dapat menghambat proses regenerasi lapisan mukosa lambung, yang berujung pada cedera dan pelemahan dinding lambung, sehingga lebih mudah mengalami peradangan. Beberapa obat pereda nyeri yang dapat memicu gastritis jika dikonsumsi terlalu sering, adalah aspirin, ibuprofen, dan naproxen.
Untuk penderita gastritis sebaiknya hidari makanan makanan berikut
*      Santan.
*      Minuman bersoda
*      Rokok
*      Minuman dingin ketika perut kosong
*      makanan yang rasanya asam seperti contoh, mangga muda

C.    pengobatan
pengobatan pada pengidap gastritis dapat dilakukan dengan cara mmberi obat antibiotik. Pengobatan juga bisa dilakukan dengan cara tradisional seperti mengonsumsi kunyit yang di haluskan terlebih dahulu dan meminumnya bisa juga dengan cara memakan langsung, daun kibeling juga bagus untuk pengidap gastritis cara mengonsumsinya yaitu dengan cara merebus daun itu sekitar 30 menit dan meminum air rebusan tersebut. Bawang putih juga bisa dipakai untuk mengobati penyakit gastritis karna kandungan antibiotik yang terkandung pada bawang putih tersebut

D.    pencegahan
 Hindari makanan bersoda, caffein tinggi, makanan yang asam seperti contoh (mangga muda) minumanan beralkohol, rokok, makanan dan minuman cepat saji dan makanan yang pedas. Makan atau sarapan sebelum jam 9 pagi karna di waktu tersebut lambung sedang produktif jika keadaan perut kosong pada jam jam tertentu akan menimbulkan luka pada dinding lambung




“SEKIAN DAN TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT”





E.     REFRENSI
1.      Jurnal Akademika Baiturrahim Merita, Wilpi Inda, Irawati sukandar              Vol.5, No.1, Maret 2016
2.      Widiya Tussakinah1, Masrul2, Ida Rahmah Burhan3 Jurnal Kesehatan Andalas. 2018;
3.      Andrea Ariel Rondonuwu1), Adeanne Wullur1), dan Widya Astuti Lolo1) 1)Program Studi Farmasi FMIPA UNSRAT Manado, 95115 Jurnal Ilmiah Farmasi – UNSRAT  Vol. 3 No. 3     Agustus 2014 ISSN 2302 - 2493 303
4.      Sergejs Isajevs & Inta Liepniece-Karele & Dainius Janciauskas & Georgijs Moisejevs & Viesturs Putnins & Konrads Funka & Ilze Kikuste & Aigars Vanags & Ivars Tolmanis & Marcis Leja
Received: 11 October 2013/Revised: 1 January 2014/Accepted: 14 January 2014 # Springer-Verlag Berlin Heidelberg 2014
5.      R. M. Genta*,† & A. Sonnenberg: Aliment Pharmacol Ther 2015; 41: 218–226







Komentar

  1. Sangat bermanfaat semoga kau menjadi orang yang orang terpilih menjadi pemain sepakbola

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Terimakasih epul sangat bermanfaat 👍

    BalasHapus
  4. Mau tanya dong kak .apa pengaruh cabai terhadap gastritis?
    Di tunggu jawabannya kaka

    BalasHapus

Posting Komentar